Sekitar 2 hari lalu, mama ming dapat sms dari zohibnya, entah bener ato gak, isi dari sms tersebut intinya mengatakan bahwa saat ini kita harus hati-hati buat nyuap polisi kalo lagi lagi ketangkep langgar lalin.
Pasalnya, tuh polisi dapet imbalan Rp 10 juta bagi polisi yang bisa membuktikan warga yang menyogok/menyuap polisi dalam bentuk apapun dengan pertimbangan bahwa baik yang nyogk maupun yang nerima sogokan sama-sama salah.
Di sms itu juga bilang bahwa di Jakarta dan Surabaya sudah banyak warga yang terjebak dan menyodorkan “uang damai” ke polisi.
Wah kalo gini ceritanya, daripada mereka (polisi) dapat uang damai yang paling banter seratus ribu perak, mending mereka coba mencari kelemahan warga dan menjebak warga biar mau nyogok.
Entah tu sms bener apa gak, eniwe… from now on.. kita kudu hati-hati.. jangan terjebak untuk menyogok dan yang lebh penting lagi mulai mendisiplinkin pola pikir dan tindakan kita supaya kita generasi muda penerus bangsa tidak melulu berpikir bahwa segala sesuatu bisa dibeli dengan uang dan “Hilangin Budaya Nyogok/Nyuap, guys!”
Tapi kayaknya di negara kita nyogok udah jadi budaya ya..
inti ceritanya : marilah kita menyumbang sedikit kepada pak Pol. :p
kayaknya dulu pernah denger tentang hal ini, memang sebaiknya ga usah disuap, kalau memang kita salah biarin aja di tilang sesuai prosedur, toh nanti bisa kita urus dan uang denda yang kita bayar benar2 masuk ke kantong negara, hehehe
*sok bijak mode on
Nyogok di indonesia sudah jadi kebiasaan. Rasanya tidak bisa diperbaiki lagi. Skr tergantung dari pribadi orang masing2.
Yang jadi permasalahannya sekarang OKNUM nya yang meminta supaya uang sidangnya di titipin ke dia. Klo SIM/ STNK mati paling kena pasal 20(rb). Tapi klo dititipin ke OKNUM nya harganya bisa 55rb. Tapi kita tidak bisa mengeneralisir semua polisi adalah OKNUM.
wah…
trus gimana nie buat yang bokinan ama polisi,
trus polisinya minta disuap-in?
saya mohon maaf atas semua kesalahan saya, yach…
wah… bahaya nih..!! thx buat infonya. mulai sekarang mesti hati-hati!
http://bliyanbelog.blogspot.com
http://bliyanbayem.blogspot.com
waaahhh, suap menyuap….
bisa banyak sebab yang menyebabkan hal terjadinya itu,,
mungkin karena oknum polisi tersebut kurang merasa puas dgn gajinya atau karena keinginan masyarakat yang ga mau repot n pengen bebas… hmmmmm????????????
bener2… stop nyogok, stop nyuap.. hehehe