Feeds:
Posts
Comments

Archive for December, 2008

Selamat Tahun Baru 2009

Wah gak kerasa ya udah akhir tahun. Besok tahun baru..
Di hari terakhir tahun 2008 ini, oming mo ngucapin Met Tahun Baru buat temen-temen semua dan mohon maaf kalo ada salah-salah kata (baik yang disengaja atau gak) di tahun 2008 ini. Mari lupakan kisah sedih dan kenang kisah bahagia yang terjadi kemaren dan jadikan cermin untuk berbuat lebih baik di tahun depan.

Rasanya gak afdol kalo menjalani tahun depan tanpa resolusi dan target. Sudahkah Anda punya resolusi dan target yang ingin dicapai tahun depan? Mmmhh Kalo oming sih ada, nich dia:

  1. Tahun depan udah harus ujian Thesis (Semangat!!)
  2. Penjualan Wiwaha Souvenir meningkat dan mencapai target.
  3. Lebih sabar (hehe…)

So, apa resolusimu? Harus ada donk, supaya tahun depan semangat menjalani hidup :mrgreen:

BTW, ming denger-denger tahun depan Tahun Kerbau tuh tahun kerja keras loh, jadi mesti lebih struggle biar rezeki gak dipatok ayam, hehehe 😀

Advertisements

Read Full Post »

star_mirror shower umbrella 1280x1024Lirik lagu ini kembali terdengar di Radio favoritku yang ampe sekarang oming gak tau siapa penyanyinya, hehehe… Lagu yang tren sekitar tahun 99-an ni mengilhami oming untuk menulis tulisan tentang uang dan investasi ini. Seperti lirik diatas, uang tuh diandaikan dengan Bintang, kita tangkap, kita simpan dan kita gunakan pada saat-saat yang diperlukan.

 

Begitu banyaknya jenis investasi yang muncul akhir-akhir ini, seperti saham, trading index, trading valas, reksadana, obligasi, dll membuat kita konsumen yang belum melek investasi menjadi bingung dan tidak jarang kita menjadi parno terhadap investasi-investasi yang high risk.

Namun seiring dengan zaman dan semakin pintar serta kritisnya konsumen, masyarakat luas diberi kesempatan untuk berinvestasi yang dulu cuma dimonopoli oleh orang-orang ekspatriat. Lalu apa yang membuat orang-orang takut berinvestasi? Ini karena mereka tidak dibekali pengetahuan akan untung-rugi investasi yang mereka pilih.

Lalu ada beberapa orang bilang, bukannya sudah ada broker, kita gak harus mikir kan? Memang, tapi broker pun akan meminta keputusan kita sebagai nasabah saat akan mengambil posisi atau saat settle (memutuskan untuk membeli atau menjual). Kalo otak kita nol, sama sekali tidak ada pengetahuan tentang itu, oming yakin keputusan yang dibuat hanya berdasarkan emosi kita saat itu dan itu gak bedanya dengan judi.

 

MoneyBag Okelah kita memang perlu investasi, tapi kemana? Di bank? wah bunga deposito berapa ya sekarang? 7,5% ya? Dikit banget kan? belum lagi harus kena pinalti kalo ambil uang sebelum jatuh tempo, wah ribet banget.. Hari gene… deposito? Plis deh… So, oming coba kasik pertimbangan investasi-investasi yang menarik (yang high return of course), yang ming ambil dari Buku “Ke Mana Investasi” karangan Adler Haymans Manurung, Terbitan Kompas, 2008:

1. Obligasi.

Obligasi adalah surat utang yang dikeluarkan sebuah badan hukum dengan jangka waktu minimum 5 tahun. Obligasi itu bisa Obligasi Perusahaan atau Obligasi Pemerintah. Obligasi Perusahaan dikelompokkan lagi ke Obligasi Swasta dan Obligasi BUMN. Obligasi Pemerintah pun ada Obligasi Pemerintah Daerah dan Pusat. Biasanya Obligasi Pemerintah mempunyai resiko lebih rendah dari Obligasi Swasta. Dari kuponnya, Obligasi pun dibagi menjadi Obligasi berkupon tetap dan berkupon mengambang. Kupon mengambang, bila tingkat bunga naik besok, investor bisa menerima kerugian dan sebaliknya bila tingkat bunga turun. Biasanya investor yang berinvestasi obligasi yaitu investor lembaga seperti dana pensiun, asuransi, bank,dll yang nilai minimumnya besar banget yaitu mencapai 1milyar rupiah. Tapi investor yang cuma punya dana 10 juta rupiah juga bisa beli obligasi dari perusahaan sekuritas. namun yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi obligasi ni antara lain: peringkat dari obligasi tersebut. Peringkat obligasi bisa dari  yang paling rendah sampai yang paling tinggi AA. Obligasi yang mempunyai peringkat paling sedikit B merupakan investasi yang baik dan semakin baik bila diantara B dan AA. Perusahaan yang memberikan peringkat ini (Perfindo atau Kasnic Indonesia) melakukan peringkat ini berdasarkan kelayakan investasi tersebut sehingga resiko yang ditanggung investor lebih kecil. Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah perusahaan yang mengeluarkan obilgasi tersebit dengan memperhatikan track record-nya.

Saat sekarang ini berinvestasi pada obligasi lebih menarik dari segi perpajakan karena hanya dikenai 15%. Padahal bila melakukan investasi pada deposito akan dikenakan pajak 20% bila investasi melebihi 7,5 juta rupiah. oleh karena itu, obligasi perlu dicoba karena memberikan keuntungan yang lebih besar bagi investor dengan tingkat bunga yang selalu lebih tinggi dari deposito.

 

2. Reksa Dana

Bag_With_Money_Dollars_1800487 Reksadana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang diinvestasikan ke dalam berbagai produk investasi oleh manajer investasi. Aktivitas reksadana diawasi oleh Bapepam (Badan Pengelola Pasar Modal) dan lembaga yang mengelola reksadana atau yang dikenal dengan manajer investasi harus mendapat lisensi dari Bapepam. Reksadana merupakan investasi jangka menengah dan jangka panjang bukan jangka pendek seperti deposito.

Ada 2 jenis reksadana yaitu: reksadana terbuka dan tertutup. Reksadan tertutup adalah reksadana yang transaksi perdagangan unit penyertaannya dilakukan di Bursa Saham karena pemegang Unit Penyertaan memiliki saham atau pemegang unit menjual ke bursa. Reksadana terbuka yaitu reksadana dimana pemegang unit langsung menjual unitnya kepada majaner investasi.

Reksadana juga bisa diklasifikasikan menurut jenis investasinya, yaitu: Reksadana Pasar Uang (dananya diinvestasikan pada instrumen pasar uang), Reksadana obligasi (dana diinvestasikan pada obligasi dan sekitar 5-10% diinvestasikan di pasar uang untuk menjaga penarikan dari investor), Reksdana Saham (Reksadana yang hampir seluruhnya diinvestasikan pada saham dan sekitar 5-10% juga diinvestasikan pada kas atau pasar uang), terakhir Reksadana Campuran (Dana diinvestasikan di obligasi, saham, pasar uang dan sejumlah kas).

Bila jenis reksadana tersebut diklasifikasikan berdasarkan tingkat resikonya, maka resiko yang paling rendah dan tentu saja return yang paling rendah adalah Reksadana Pasar Uang (RDPU). Kemudian, resiko lebih tinggi dan return yang lebih tinggi adalah Reksadana Obligasi. Dan reksadana Campuran mempunyai resiko yang paling tinggi dan return yang tinggi pula.

Bapepam baru-baru ini juga mengeluarkan Reksadana Terproteksi, yaitu reksdana yang nilai pokok investasinya terproteksi bila dicairkan pada akhir periode perjanjian karena nilai pokok investasi tidak mengalami penurunan. Periode perjanjian reksadana ini umumnya 3-5 tahun.

Ada 7 hal penting yang diperhatikan sebelum memutuskan investasi pada reksadana, yaitu: 1) Menentukan tujuan investasi (Apa jangka menengah atau jangka panjang) kemudian Menentukan resiko yang dapat ditolerir, sekaligus return yang diharapkan. 2) Membandingkan sekelompok Reksa Dana sejenis yang akan diinvestasikan dan mendiversifikasikan dana tersebut agar jangan hanya berinvestasi pada 1 jenis reksa dana saja. 3) Mengenali pengelola Reksa Dana dengan membaca prospektus reksa dana tersebut. 4) Mengetahui bonafiditas sponsor reksa dana. 5) Pengalaman manajer investasi dalam mengelola dana atau dengan mengenal track record-nya. 6) Kemudahan melakukan transaksi untuk membeli dan me-redeem reksa dana tersebut serta jasa pelayanan yang diberikan manajer investasi. 7) Jumlah investor perseorangan dari reksadana yang bersangkutan karena menyangkut stabilitas reksadana serta mencegah penurunan nilai aktiva yang tajam

 

3. Saham

Saham merupakan sebuah sertifikat kepemilikan atas perusahaan, dimana kepemilikan ini periodenya tergantung pemegang saham tersebut, bisa jangka pendek atau jangka panjang, tapi umumnya untuk jangka panjang. Saham yang diperdagangkan di BEJ atau BES adalah saham yang telah menjalani sebuah proses penawaran ke publik dengan beberapa pihak ikut berpartisipasi untuk terjadinya penawaran saham tersebut ke publik.

Untuk membeli dan menjual saham, investor harus menghubungi perusahaan sekuritas (perusahaan khusus perantara perdagangan efek, karena mereka memiliki hak untuk membeli/menjual saham di BEJ dan BES. Untuk menggunakan jasa dari perusahaan sekuritas tersebut, investor harus membayar biaya yang dikenal dengan broker fee yang besarnya bervariasi antara 0,2-0,5% dari nilai transaksi.

Investor yang ingin bertransaksi di BEJ atau BES harus telah terdaftar di broker atau sebagai klien dari salah satu broker di bursa. Untuk menjadi klien broker, investor harus mendepositokan dananya di broker minimum 10 juta rupiah ditambah wawancara atas diri investor. Bila transaksi semakin besar, maka deposit di broker juga semakin besar (nggak ada istilah KKN dengan alasan kenal broker jadi gak perlu nambah deposit).

 

4. Transaksi Berjangka

Transaksi berjangka yaitu transaksi antara 2 pihak yang prosesnya dilakukan oleh bursa (termasuk lembaga penjamin seperti PT.Kliring Penjamin Efek Indonesia) dalam rangka membeli/menjual suatu produk investasi yang diperdagangkan di BES untuk indeks saham dan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) untuk komoditi seperti emas, kopi, CPO,dsb.

Dalam transaksi berjangka ini, investor akan kangsung menerima kerugian/keuntungan akibat transaksi yang dilakukan.

Perusahaan yang mempunyai usaha transaksi berjangka harus memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapepti) di bawah naungan Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Jadi, bial perusahaan tersebut mentransaksikan transaksi berjangka Indeks, maka perusahaan tersebut menyatakan bahwa indeks tersebut dianggap sebagai komoditas, tapi bila tidak maka izin usahanya harus diperoleh dari Bapepam. Produk-produk yang ditawarkan antara lain indeks LQ 45, Hanseng atau indeks Nikkei.

Transaksi ini mempunyai resiko yang tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain. Investasi ini sangat aman bila investor melakukan dengan lembaga yang mempunyai wewenang atau hak atau izin mentransaksikan perdagangan berjangka tersebut.

 

5. Transaksi Future Indeks Saham

Kontrak Futur indeks saham mulai diperdagangkan di AS pada 24 Februari 1982 ketika Direktur Perdagangan Kota Kansas memperkenalkan Futur pada Value Line Indeks. 2 bulan kemudian muncul S&P 500, Pada Mei 1982 kontrak indeks gabungan New York Stock Exchange futur mulai diperdagangkan dan Juli 1984 The Chicago Board of Trade mulai memperdangangkan Dow Jones Industrial Average (DJIA) sebagai kontrak Major Market Index Futures. Di Indonesia sendiri, kita mengenal produk LQ-45 Futures yang diperdagangkan di BES yang terdiri dari 45 saham-saham di Indonesia yang likuid.

Untuk indeks LQ-45, kenaikan atau penurunan indeks ini merupakan patokan dari transaksi ini, dimana kenaikan 1 poin dari indeks ini dihargai sebesar Rp 100.000,-. Dalam melakukan transaksi ini investor harus menyetor dana awal sebesar Rp 1.000.000,-. Setiap kontrak KBIE LQ-45 dikenakan biaya transaksi yang dikenal dengan fe komisi yang besarnya Rp 10.000,- ditambah Ppn. Disamping itu, investor juga dikenakan biaya jaminan sebesar 0,01% dari nilai transaksi. Selanjutnya dalam melakukan transaksi ini investor harus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan LQ-45 antara lain: 1) Saham dalam LQ-45 adalah saham-saham yang likuid yang berubah sekali enam bulan. 2) Investor harus memperhatikan kenaikan dan penurunan indeks bursa regional seperti Hong Kong, Singapura, Tokyo dan Indeks Dow Jones, karena ada keterkaitan antara bursa tersebut dengan bursa kita walaupun tidak selalu merupakan yang pasti. 3) kebijakan pemerintah dalam jangka pendek untuk beberapa sektor yang berkaitan dengan saham-saham dalam indeks LQ-45. 4)Posisi dari discretionary fund atas saham-saham yang termasuk dalam indeks LQ-45.

Namun investor-investor yang sudah berpengalaman dan umumnya sudah sangat melek dengan jenis instrumen ini biasanya sangat jarang bertransaksi indeks LQ-45 karena pergerakan indeks ini sangat tipis, antara 2-15 poin sehingga pendapatan yang didapatkan dari pergerakan poin tersebut sangat sedikit. Berbeda halnya dengan indeks regional seperti Hanseng (Hong Kong), Nikkei (Tokyo) dan Dow Jones yang pergerakan indeksnya bisa mencapai 200 poin, sehingga keuntungan atau kerugian yang dialamai investor dapat 71014_MoneyHappiness_vl-verticalmencapai 2000 Dollar AS. Jadi bertransaksi di indeks regional ini high return dan sebagai konsekuensinya juga high risk. Indeks Nikkei atau Hangseng ini akan selalu menawarkan nilai transaksi Dollar AS dan minimum dana yang dimiliki sebesar 10.000 Dollar AS dan ukuran per Lot-nya adalah 1.000 Dollar AS, artinya investor dapat mempunyai transaksi sekitar 10 lot. Jadi jika kita bertransaksi 2 lot dan pergerakan mencapai 200 poin (saat kita settle menjual atau membeli), maka keuntungan yang kita terima sekitar 4.000 Dollar AS, itu masih harus dikurangi Commision Fee yang besarnya bervariasi antara perusahaan pialang satu dengan yang lainnya, namun jika kita lengah dalam dalam mengambil posisi awal, maka kerugian yang kita terima juga sebesar itu. Satu hal lagi yang harus dipahami, pergerakan indeks ini mempunyai hitungan per detik karena harga saham dapat berubah setiap saat sesuai dengan permintaan dan penawaran serta informasi yang diperoleh investor sehingga dana yang dimiliki juga bisa bertambah atau berkurang setiap saat dalam hitungan detik.

 

money-saving-tipsBagaimana? Masih bingung mau memilih instrumen investasi yang mana?  Apapun instrumen investasinya, pastikan bahwa kita mempunyai tujuan yang jelas untuk apa kita berinvestasi (apa jangka panjang, menengah atau panjang), sesuaikan dengan dana dan kemampuan yang kita miliki serta kondisikan juga resiko yang bisa kita tolerir. Terakhir, bekali diri dengan pengetahuan investasi yang mendasar. Tidak harus menjadi sarjana ekonomi untuk mempelajari hal ini, sudah banyak sekali buku-buku, jurnal, dan artikel yang membahas hal ini, jadi tidak perlu parno lagi. Dan jika memang diperlukan, broker yang baik akan mendisiplinkan nasabahnya dengan memberikan pengetahuan mendasar tentang investasi yang ingin kita lakukan agar kelak kita tidak perlu tergantung lagi dengan broker. So, sedia payung sebelum huja, Be Wise with your money…

 

 

NB: Oming nulis ini karena akhir-akhir ini banyak sekali berdatangan tawaran-tawaran investasi nomor 5 diatas, entah dapat data darimana, dikiranya ming orang kaya banget apa? Hehehe… 😀

Tapi dipikir-pkir deposit minimum 10.000 Dollar AS, rasanya harus mikir 10.000 kali juga buat ikutan. Hehehe… :mrgreen:

Read Full Post »

Tes CPNS : Luluskah Anda?

wah ketemu lagi..

ik lupa kasik tahu, pengumuman tes cpns dah keluar loh.. (eh telat banget, neng.. kemana aja loh) hehehe…

yang lolos tes tulis ni bakal ada psikotes lagi tanggal 20 desember ni..

pengumuman bisa diliat di BKD setempat..

Selamat ya bagi yang lulus…

Ik gak lulus, hiks… yah gapapa ngulang lagi taon depan.. Cahyo..!!

Read Full Post »

Hahaha walopun ming bilang seminggu mo cuti blogging, ternyata tangan ming dah gatal pengen nulis cerita swaktu menghadiri Seminar Kelayakan Thesis kemaren. Supaya gak keduluan juga sih ma guru bloggernya ming, hehehe..

DSC00933Jadi seminar kelayakan thesis kemaren dibawain ma senior dari angkatan 2006 (I.G.A Istri Mas Pertiwi), dari bidang Manajamen Konstruksi juga yang membahas tentang Analisis Kelayakan Pembangunan Perumahan Greenlot Sambandha.

 

Sebenarnya hari itu ada 2 seminar, jam 10 pagi dan jam 2 siang, tapi ming ikut yang jam 2 siang, karena paginya da kesibukan lain.

Suasana seminar cukup alot ketika dibuka sesi tanya jawab dari ketiga penguji. Penguji I : Bapak IB.Rai Adnyana dan Penguji II : Bapak Wiranatha menanyakan hal-hal yang menyangkut “isi” thesis itu sendiri, mulai dari: pemasukan data cashflow ke dalam pos-pos yang gak bener, terus mengenai kelayakan dari  pembangunan perumahan ini yang masih diragukan mengingat nilai NPV dan IRR-nya kecil banget sehingga walaupun hasilnya layak (karena NPV > 0 dan IRR > suku bunga) namun hasil yang didapat tidak memberikan keuntungan yang cukup signifikan dan kelayakan ini diterima dengan berbagai pertimbangan dan syarat (karena analisa sensitivitasnya juga menunjukkan investasi ini sangat sensitif).

Nah berikutnya Penguji yang ke-3 inilah yang menjadi perhatian ming dan dijadiin lelucon ma temen-temen. Penguji ni emang dari zaman gak enak udah terkenal kalo nguji cuma mempermasalahkan kaedah tulisan, mulai dari kata ni kurang huruf inilah, paragraf ini kurang spasilah, tabel ni kurang proporsionallah, gambar belum ada label lah, dll. Mungkin panitia sengaja melibatkan Beliau sebagai penguji agar ada yang komentari tulisan bukan sekedar bobot dari isi thesis itu sendiri, hehehe…

DSC00932 Tapi kali ni ada yang lain, yaitu: Beliau mencatat apa yang akan Beliau tanyakan di HP Communicatornya. Entah maksudnya pamer atau apa, tapi itu cukup membuat saya geli. Gemana gak, yang beliau catat di ponsel canggihnya itu mungkin kalo ditulis di kertas A4 bisa memenuhi kertas itu sendiri, malah mungkin lebih bagus lagi kalo dicatat di kertas, jadi pertanyaannya bisa ditulis gede-gede dan gak perlu ngeluarin kaca mata dan mengernyitkan mata dan alis untuk membaca tulisan di ponsel, hehehe.. 😀

Lalu ming sempet kasian juga ma pembicara (Penulis Thesis ini) karena Beliau mengkritik peta daerah mengwi, yang dia scan dan jelas tertulis disana bahwa gambar itu terskala yang gak mungkin menampilkan seluruh wilayah mengwi secara detail. Dengan dalih Beliau berasal dari situ, Beliau akhirnya menanyakan dimana daerah ini, dimana daerah itu, kok gak keliatan… Ko jadi belajar peta buta ya? Hahahaha…

Kemudian Beliau mempermasalahkan Pendapatan, sumber dari in-flow, yaitu hasil penjualan unit rumah atau villa. Beliau menanyakan darimana sumber harga dan bagaimana perhitungan untuk mendapatkan harga jual itu dan seharusnya itu ditampilkan dalam thesis. Walapun Pembicara telah berdalih bahwa harga2 tersebut ia dapatkan dari brosur developernya, tetep aja dia gak bisa membela diri sewaktu Bapak ini menyruh dia untuk memasukkan perhitungan harga ini ke dalama thesisnya.

Wah kalo ming, udah mati-matian tak ajak debat bahwa perhitungan harga jual tu bukan masalah dari topik thesis kita. Kita menganalisis kelayakan proyek tersebut yang sumber datanya berupa cashflow tadi (yang udah jelas cost dan revenue-nya), masalah harga jual itu dapat dari mana biar aja temen-temen yang ambil topik estimasi bahas hal itu, ya gak?

Eh ada lagi nih cerita seru yang datang dari guru bloggernya ming yang menerima titipan absen dari “Bos”nya yang kebetulan hari tu gak hadir. Wah waktu ketahuan, ming dah bilang tuh , ni bakal jadi topik blogging yang seru. Akhirnya dia bilang : “Bos ini, ntar aku bisa gak dapet kerjaan di kantor..” hahahaha ABS banget (Asal Bos Seneng), Hahahaha…

Eh ntarnya dia dah dapat foto ming yang lagi in-action ambil gambar-gambar diatas, huh dasar! Katanya untuk bahan blog..

:tuing!: capek deh… kena juga.

Technorati Tags: ,

Read Full Post »

Tugas SIMI : Buat Aplikasi Database (tugas yang harus aku kerjain karena absensi dibawah 75%) :mrgreen:

Tugas Real Estate : Buat Analisa Finansial dan Studi Kelayakan suatu Real Estate, bisa Apartemen, Hotel, Villa, Mansion, Condotel, dll.

Tugas Manajemen Risiko : Buat Risk Quantitative Analysis dengan studi kasus pake program @Risk

Tugas Metodologi Penelitian : Buat Proposal Thesis mpe Bab III

Thesis : Service Thesis karena 3 minggu ni mogok di Bab II, hehehe… Tugas ni bisa langsung dengan Tugas Metodologi Penelitian

Oh my Gosh… It’s look like Hell

Oh susahnya mengatur waktu… Ada Saran?

Read Full Post »

Kejahatan Yang Kian Hari Kian Sadis aja

Technorati Tags: ,

Wah lama banget niy gak nonton tipi apalagi acara gosip, kerjaannya seharian cuma meratapi tugas-tugas aja yang gak kunjung selesai. Tapi hari ini aku memutuskan untuk nonton tipi, hehehe…

Jika remote diibaratkan manusia, mungkin dia udah memar atau kurus banget karena aku pencetin terus gak jelas ujungnya. Gemana gak boring, pengennya refreshing nonton acara yang menghibur, seperti komedi atau sekedar tayangan penyanyi yang menembangkan lagu favoritku, tapi yang aku temuin cuma acara gosip, reality show (entah itu mak comblangin, ngerusuhin, ngejailin / ngetes pacarnya yang selingkuh, fyuuh.. ada-ada aja, susah ngebedain tu beneran reality show atau akting yang udah melalui proses penyuntingan berkali-kali, hehehe)

Daripada, misiku hari ni nonton tipi gak berhasil, ya udah aku putusin untuk nonton gosip aja..

Dari sekian stasiun TV yang ada, yang saat itu berbarengan menayangkan acara gosip andalannya (persaingan acara yang cukup sengit memang), semua lagi hot membicarakan tentang seorang artis wanita cantik yang terlibat kasus penculikan dan penganiayaan dibantu dengan (gosipnya pacarnya) seorang pembalap Indonesia yang cukup terkenal di kancah dunia dan beberapa kali mengharumkan nama bangsa dengan mengukir prestasi yang gemilang.

Berawal dari masalah sepele, masalah hutang-menghutang yang sebetulnya bisa dibicara’in dengan kepala dingin harus berakhir dengan kekerasan yang bisa dibilang sungguh sangat tidak manusiawi (maaf, dengan memaksa korban untuk menenggak cairan “surga” dari beberapa lelaki).

Terlepas bagaimana kronologi siksaan itu, saya sempet termenung, heran, apa kiamat kian deket ya? Kok penjahat-penjahat sekarang tu makin sadis aja dalam menghabisi korbannya, entah itu dengan mutilasi, kekerasan seksual atau dengan membakar korbannya dengan dalih untuk menghilangkan jejak.

Ck ck ck.. entah apa arti nyawa manusia sekarang ini, manusia disamakan dengan hewan sehingga bisa dipotong kecil-kecil, disamakan dengan sampah sehingga bisa dibakar seenaknya, disamakan dengan boneka sehingga bisa di”kerjain” untuk memuaskan nafsunya. Dimana rasa kemanusiaan kita sehingga harus menghukum orang-orang itu dengan cara keji seperti itu.

Seperti kasus selebriti diatas, saya masih gak habis pikir juga, kenapa orang yang mengaku berpendidikan tinggi seperti itu bisa berbuat serendah layaknya orang yang tidak dibekali budi pekerti sedari kecil. Seharusnya, mereka masih bisa menggunakan otaknya untuk mencari solusi bukan dengan ototnya.

Yah, mungkin kasus diatas masih dalam proses penyelidikan, kita sebagai warga yang tunduk hukum seharunya bisa mempercayakan proses ini sepenuhnya kepada pihak berwajib. Selama belum ada keputusan final dari hakim, kita harus tetap menggunakan azas praduga tidak bersalah. Tapi jika memang terbukti mereka salah tolong dihukum, ya pak, jangan membelokkan fakta dan jangan mau disogok, agar rakyat kita percaya Hukum di Indonesia sudah makin jujur dan adil.

Read Full Post »

Tes CPNS : Iseng-Iseng Berhadiah

Howdy, pembaca setia iikjlo’s blog..

Mmmh, Hari ni, tanggal 7 Desember Tes CPNS serentak diadakan di seluruh Bali. Orang-orang yang yang ingin mengadu nasib ingin menjadi abdi negara ini berbondong-bondong mengikuti tes idol ini. Gemana gak idol, sudah tau gemana cap yang nempel di pegawai negeri, tapi orang-orang masih aja semangat ikut tes ini (termasuk oming juga sih :mrgreen: )

Mungkin opini ming mewakili opini temen-temen yang ikutan cpns ini, bahwa alasan untuk ikut tes cpns ni, yah sukur-sukur kalo diterima, dapat tunjangan ini itu yang lumayan gede, jam kerja tetap eight to five (malah kadang-kadang eight to three lagi, hehehe), jadi sisanya ada banyak waktu untuk keluarga atau nyambi kalo punya usaha sendiri, hehehe…

Sebenarnya dari lubuk hati yang paling dalam (Dut…) ming si pengennya jadi dosen, ngajar cuma 2-3 kali seminggu, wah lebih banyak lagi waktu luangnya. Tapi ya itu, seperti judul tulisan ini, iseng-iseng berhadiah. Diterima sukur, gak diterima juga… ya ngulang lagi taon depan (yeee kirain jawabannya “gak papa”) 😀

Kalo dilihat probabilitasnya, katakanlah untuk lowongan di propinsi yang nyari 3 tenaga teknik sipil (1 orang auditor dan 2 orang pengawas) dilamar oleh sekian ribu peserta (bayangin tempat tes aja ngambil seantero kampus undiknas dan warmadewa, gemana gak sekian ribu tu), jadi probabilitasnya 0,003, bukan angka yang besar. Dan probabilitas itu akan menjadi nol, jika hari gini masih ada (maaf) sogok-menyogok untuk bisa masuk ke instansi pemerintah ni.

Kadang ming heran, biaya nyogoknya aja diganti dengan gaji (normalnya) seumur idup belum tentu nutup, wah kerja bakti donk tu namanya. Kecuali kalo “oknum” tu korup, lain lagi ceritanya..

Tapi yah, mudah-mudahan sekarang yang kayak gitu udah mulai ditinggalin dan tunas bangsa Indonesia kayak kita bisa memasuki paradigma baru, bahwa hidup dengan kejujuran itu diatas segala-galanya..

Read Full Post »

Older Posts »