Feeds:
Posts
Comments

Archive for January, 2009

Jutek Face

Mau tau wajah gadis kecil yang jutek karena ngeliat tantenya cuek atau diminta berhenti maen?? Ni dia:

Anggi Jutek 1 anggi Jutek 2

Hehehe…

Advertisements

Read Full Post »

Hari jumat kemaren,saat oming jenguk kakak ipar yang lagi dirawat di RS Umum milik Pemerintah di bilangan Jl.Kartini, ada sesuatu yang membuat ming terenyuh dan ingin membaginya di blog ni. Di tembok depan ruang Rontgen, ada papan segitiga kebalik yang bertuliskan Alat Pemadam Kebakaran.

Dari segitiga-nya sih keliatan banget bahwa tulisan merujuk ke sesuatu benda yang seharusnya ada di bawah papan segitiga itu. Tapi ternyata… Kosong (nak Bali bilang “Puyung”,hehehehe…)

Pemadam aneh Sungguh ironis sekali melihat keadaan seperti ini. Rumah sakit milik pemerintah yang notabene dianggap sebagai bentuk layanan Negara terhadap masyarakat memiliki Fasilitas Kesehatan seperti ini, yang minim perangkat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Gak kebayang deh, kalo kebakaran beneran terjadi, entah mo diapain apinya. emang mo ditiup?!? Sampe perutnya kembung juga gak bakal mati apinya kalo ditiup,hehehehe…

Dan ini bukan satu-satunya papan “puyung” ni ada disana. Di setiap pojokan yang menempel papan ini mempunyai keadaan serupa.

Harga sih emang boleh murah, tapi nyawa seseorang rasanya sulit diukur dengan harga semurah itu. Udah sakit, pas kebakaran harus tambah sakit… Ck..ck… Hey, Mr.government, what will U do?

Read Full Post »

Akhirnya, setelah sekian lama, Gerhana matahari akan segera menyapa Indonesia . Tidak tanggung-tanggung, 3 gerhana matahari secara berturut-turut akan melewati Indonesia dalam rentang waktu 2009 – 2010. Sayangnya, tidak semua bagian di wilayah Indonesia dapat melihat fenomena ini. Karena, ketiga gerhana ini cuman melewati bagian barat dan/atau utara indonesia .

Tahun 2009 tercatat ada dua gerhana yang akan melewati Indonesia , yaitu pada tanggal 26 Januari dan 21-22 Juli, sementara itu, gerhana matahari akan kembali menyenggol kita pada tanggal 15 Januari 2010.
Fenomena ini sangat disayangkan untuk dilewatkan, karena gerhana matahari baru akan menyapa kita kembali pada tahun 2016.

1. Gerhana 26 Januari 2009

Yang paling spesial dari ketiganya adalah Gerhana pada tanggal 26 Januari yang jatuh pas di hari libur Imlek. Gerhana ini dapat dilihat oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia (Dari Banda Aceh sampai Ambon), beruntunglah mereka yang tinggal di daerah Lampung, Samarinda, dan Teluk betung, karena bulan menutup hampir seluruh bagian matahari. Gerhana ini terjadi pada waktu sore hari sekitaran pukul 3 – 4.
Berikut gambar-gambar mengenai Gerhana ini:

image imageimageimage

 

Yang perlu diperhatikan dari jenis gerhana ini adalah jenis gerhana ini adalah gerhana matahari anular (bukan total) artinya ukuran bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh priringan matahari berbeda dengan gerhana matahari total dimana bulan menutupi seluruh piringan matahari. Jadi, untuk melihatnya, perlu digunakan lensa pelindung mata, serta bagi fotografer, ingat untuk melindungi lensa kameranya sebelum mengabadikan fenomena langka ini.

image

2. Gerhana Matahari 22 Juli 2009

Gerhana ini cuma dapat dinikmati oleh mereka-mereka yang tinggal di bagian utara Indonesia seperti: Banda Aceh, Jayapura, Manado, Medan, Padang, Palu, Pekanburu, Pontianak, Samarinda, Sorong, Ternate. Jenis Gerhana ini adalah gerhana Matahari Total, namun di Indonesia , bulan hanya akan menutup sebagian kecil dari matahari. Jika ingin melihat gerhana matahari total ini secara full, anda bisa ke Shanghai , karena disana, Bulan akan menutupi seluruh bagian matahari.

3. Gerhana Matahari 15 Januari 2010

Fenomena alam ini cuman bisa dinikmatin oleh mereka yang tinggal di bagian utara dan barat Indonesia seperti: Balikpapan, Banda Aceh, Tanjungkarang Telukbetung, Bandung, Banjarmasin, Bengkulu, Jakarta, Manado, Medan, Padang, Palembang, Palu, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang, Surakarta, Yogyakarta. Bagian Timur Indonesia sudah keburu malam ketika bayangan bulan melewati bagian sana .

Sama halnya dengan gerhana Juli 2009, bulan cuma akan menutup sebagian matahari saja. Karena pusat jalur Gerhana Matahari ini melewati daerah India dan Cina sana , sehingga di Indonesia cuma kebagian sebagian kecil bayangan dari Bulan..

Technorati Tags: ,

Read Full Post »

Jambreeeetttt!!!!

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah yang dialami Erna, Ibu cantik 2 anak ini.

Saat itu, erna yang akan beraktivitas dan menuju Toko kelontong miliknya di daerah sekitar Tegal Jaya,Dalung mendapat musibah yang paling gak dipengenin semua orang. Hari itu tidak ada firasat apapun, cuma suaminya sempet mengingatkan dia untuk bawa mobil aja, tapi Erna berkilah bahwa jarak rumah (Padang sambian) ke tokonya deket, lagipula dah biasa kayak gini, naek motor vario kesayangannya.

Hari itu erna berencana akan membayar tagihan kartu kreditnya di ATM Tiara Gatsu seblum ke toko. Lampu lalu lintas telah menunjukkan warna kuning, dan erna dengan patuhnya mengerem vario-nya dan siap untuk berhenti. Belum ada sedetik dia berhenti, seorang laki-laki mengendarai Jupiter berhenti disampingnya,dan dengan entengnya mengambil tas yang selalu erna letakkan di selangkangan di dudukan kaki motor varionya. Melihat ketidaksopanan itu, erna menoleh cepat dan segera menarik kembali tasnya. Tapi laki-laki putih itu lebih sigap dan dengat cepat menunjukkan muka seremnya lalu ambil langkah seribu belok kiri menuju ke daerah canggu. Saat itu udah lampu merah, sepertinya penjambret itu sudah tau trik jambret yang dilakukan saat lampu merah, sehingga si korban tak mungkin mengejarnya.

Tapi bukan erna namanya, yang melihat kejadian itu bisa diam aja. Sifat Emosi dan rasa tidak menerima yang ia bawa sedari kecil muncul saat itu juga. Tanpa tedeng aling-aling, erna memasukkan persnelingnya, dan meremas gas motornya sekencang-kencangnya, tanpa peduli saat itu lampu merah sudah menyala sekitar 3 detik yang lalu. Alhasil, erna tidak mampu menguasai motornya saat harus bercumbu dengan motor yang datang dari arah berlawanan (karena jalur tersebut sudah lampu hijau). Erna sudah tidak ingat lagi apa yang menimpanya barusan, yang dia rasakan hanya kepalanya terasa berat, matanya seolah tidak mampu terbuka walau hanya semenit saja, kemudian gelap…

Samar-samar Erna mendengar percakapan 2 orang yang sedang menopangnya. “Tidak, aku belum mati”,pikirnya. “Aku saat ini sadar betul, aku di dalam sebuah mobil, disampingku ada 2orang berseragam yang sedang berunding akan dibawa kemana aku ini”

“Bu… Bu… Sadar bu.., kita akan bawa Ibu ke RS Wangaya, apa ibu sudah ingat sesuatu? Atau nomor telpon suami Ibu barangkali?”

Erna mendengar pertanyaan itu dengan jelas, “bearti memang benar aku belum mati, tidak mungkin malaikat penjemput kematian menanyakan hal seperti itu”,batinnya. “Tapi, ada apa denganku? aku tidak ingat nomor telpon suamiku, mungkin benturan keras tadi menyebabkan aku amnesia, oh no!!!” “Enggak… enggak… aku pasti ingat sesuatu, aku ingat namaku, ingat tanggal lahirku, tapi nomor telpon suamiku… oh shit! dia sempet ganti nomor, dan aku sama sekali gak ingat nomor baru itu, tapi aku ingat nomor lamanya!!! Oh syukurlah”,gumam erna dalam hatinya. Dia sebutkan nomor yang ia tau kepada petugas berseragam yang ganteng itu. Dan nomor itu tersambung ke asisten pribadi suaminya di kantor, petugas itu menceritakan semuanya.

Dan benar saja, benturan keras tadi membuat Erna kembali lemas.. Dan dia terbangun di Ruang UGD saat ia merasakan perih di bagian kakinya, karena seorang perawat sedang berusaha membersihkan luka-lukanya.

Seluruh keluarga dekatnya sudah berdatangan, dari raut wajah mereka, jelas sekali tergambar wajah-wajah panik, sedih dan kacau. Ada 2 onggokan motor ringsek di bak mobil pick-up milik petugas berseragam tadi. Keadaan motor itu semakin membuat keluarga itu semakin cemas gak karuan. Asisten pribadi suaminya juga sudah ada disitu. Karena kesigapannya semua surat-surat berharga, kartu kredit, ATM dan cek-cek BG sudah diblokir. Sedikit tenang, tapi belum mampu mengobati kekhawatiran keluarganya terhadap nasib Erna dan korban yang ditabraknya (yang notabene motornya lebih ringsek dan gak berbentuk).

Hari itu, semua diagnosa sudah dikeluarkan oleh dokter. Hanya cedera kepala ringan yang membuat Erna sedikit merasa mual dan muntah-muntah, sedikit lecet di bagian dagu dan kakinya tapi tidak ada luka yang harus dijarit. Sedangkan korban yang lain yang saat itu dirawat di RS Puri Raharja juga tidak mengalami cedera berat, hanya keseleo di bagian lengan dan sedikit lecet. semua keluarga boleh tenang, Erna hanya perlu menstabilkan tekanan darahnya, dan dia harus dirawat 2 hari. Keluarga pun mulai berdatangan, Erna pun hanya bisa menjawab dengan senyum dan dengan sabar menceritakan kejadian yang barusan dialaminya berulang-ulang. Dan ada beberapa tips berkendara motor yang aman dari salah satu sanak saudaranya. Ini dia tipsnya:

  1. Jangan bawa tas gede dan terlalu menarik perhatian penjambret.
  2. Jika harus bawa tas, jinjing tas sebelum memakai jaket, biarkan jaket berada di luar, dan gunakan jaket yang agak gede supaya bisa dikancing/diresleting.
  3. Sebar kekayaan anda. Jika anda harus bawa banyak uang di dalam tas, jangan letakkna semua di tas, sedikit taruh di saku, di kantong jaket atau di sadel motor.
  4. karena umumnya korban jambret adalah wanita, triknya buat diri kita seperti laki-laki. Pake jaket gede, gulung rambut dan selipkan di bawah helm, tutup kaca helm, dan bawalah motor seperti laki-laki, gagah dan penuh percaya diri.
  5. Percaya pada insting anda. kalo ada seorang yang perhatian saat anda keluar dari ATM, atau mengikuti anda sepanjang jalan, memperhatikan penampilan anda, waspadalah. Hubungi orang terdekat, dan cari alternatif jalan yang agak ramai.
  6. Berdoa sebelum kemana-mana

So girls, beware..! :mrgreen:

Read Full Post »

Di Ujung Lelahku

2 minggu yang sungguh melelahkan…

Orderan banyak… seneng sih seneng, karena gak ngajak pegawai, semua kerjaan diambil sendiri…rutinitas tidur cuma 5jam di malam hari sepertinya sudah biasa dilakoni. Untung ada orang-orang rumah yang selalu bersedia membantu…

Tugas banyak… dan tentunya… numpuk… Aku cuma punya waktu 3 hari lagi, untuk menyelesaikan tugas kuliah yang baru selesai 2biji dari 5 biji tugas. Semuanya sangat memeras otak.

Schedule yang aku rencanain dari awal hancur berantakan karena banyak kejadian yang gak terduga

Blog-blog ku baik blog ini mapupun blog wiwaha souvenirnya udah hampir sebulan gak update.

Now… I’m Terrible Tired

homeworkproblem

Picture cited at http://www.unboundpotentials.com/id69.html

Read Full Post »

Wuih tumben ni nulis lagi setelah hampir 2 minggu ni vakum ngeblogging, bukan karena gak ada ide. Ide sih seliweran di otak, cuma waktu untuk nulisin ide tu yang gak ada karena 2 minggu ni berkutit dengan tugas dan “ngurusin kawinannya orang”,hehehe…

Ada sekitaran seminggu yang lalu, Bapak dapat Undangan dari seorang kerabatnya, yang untuk ukuran kita dari orang punya lah. Kartu undangannya sih keren banget, warna merah keemasan gitu, ada pita, hard cover, dan ada 2 versi tulisan indonesia dan tulisan orang utara sana yang tulisannya mirip batik,hehehe…

Di dalam undangannya tuh, nyempil secarik kertas kecil, yang baru ming baca cukup bikin ming geli sekaligus bikin orang ilfeel kalo salah tangkap maksudnya apa.DSC01034

Seperti yang dapat diliat disamping, tertulis: “Kartu ini harap dibawa untuk ditukarkan dengan souvenir”

Sebagai pedagang souvenir, ming baca tuh langsung ketawa sendiri dan merasa kalo kayak gini kok kesannya pamrih banget ya ngasik souvenirnya. Padahal di tag souvenir itu sendiri biasanya tertulis “Terima kasih atas kehadiran dan doa restunya” dan memang seperti itulah makna souvenir pernikahan itu. Tapi kalo kayak gini, in case ada orang yang lupa bawa kertas kecil ini, bearti gak dapat souvenir donk, gak dapat ucapan terima kasih udah datang donk dari empunya punya gawe? Aneh…

Entah mungkin maksudnya ngirit atau apa, yang jelas menurut ming embel-embel kertas ini sebetulnya gak perlu diisi, karena justru kesannya gak sopan banget. Kalo memang budget terbatas, ya pemberian souvenir harus disesuaikan dengan souvenir itu sendiri, jangan maksa beli souvenir yang jetset, apalagi segede batu bata, dikasik pas datang pula, orang makan kalo sistemnya prasmanan gemana caranya coba bawa souvenir segede gitu? Hehehe… Yang ada kadang-kadang souvenirnya ditinggal dulu di kursi (biar dia leluasa ambil makanan dan minuman yang banyak), sukur-sukur kali dia balik ke kursi itu lagi, kalo gak atau dia lupa, souvenirnya jadi ditinggal deh. Mending pake souvenir yang imut dan bisa langsung dimasukkin ke tas,praktis. Atau kalo memang pengen souvenir yang gede, kasiknya pas tamu mo pulang, gitchu…Hehehe…

Atau kalo mo ngirit lagi, pengen souvenir yang bagus, tapi gak harus pake kertas gitu segala, kasik aja souvenir itu ke 1 orang dari sekian banyak orang yang diajak bareng atau kasik ke orang yang nyemplungin amplop ke kotak amplop (yang sudah tersedia paling depan,hehehehe…) Eh kesannya kok jadi pamrih lagi ya? Yah.. at least lebih baik daripada menerbitkan kertas kecil kayak doorprize gitu,ya gak?

:mrgreen:

Read Full Post »

Bedu?

Seekor?

Loh Kok?!?

Apaan nih???

Bingung Kan?

Bedu tuh nama anjing cowoknya ming (karena pas dia lahir artis kondang kita, Bedu lagi ngetren gitu deh, hehehe…). Walaupun Cika (Cicing Kacang), dia termasuk cika yang paling ganteng yang pernah ming liat plus cika yang paling beruntung sedunia, menurut ming, hehehe… karena majikannya manjainnya minta ampuuun deh.

DSC00041 :mrgreen:

Nih ceritanya 2 hari yang lalu pas cowok ming harus MOD (Manager On Duty) di hotel yang mengaharuskan dia nginep di Hotel tempat dia kerja, The Samaya, dan di rumahnya juga gak ada sapa karena kedua ortunya lagi pulang kampung ke Tabanan.

Jadi deh si Bedu penjaga rumah ni gak jelas nasibnya pas sore harinya, paginya udah Honey (sebutan ming buat cowoknya ming) yang kasik makan sebelum kerja. Jadi si Honey ni minta tolong ma ming kasik makan bedu untuk sore harinya and kasik ming kunci rumah.

Tapi walaupun ming udah dikasik kunci rumah, tetep aja ming gak yakin bisa buka pagarnya karena pagarnya beratnya minta ampun deh, lagipula buka gemboknya tuh lo, susah banget, kayaknya tuh gembok emang dirancang untuk majikannya deh, hehehe… Terus honey suruh ming kasik makan bedu di sela-sela pagar aja. Ok, I’ll Try..

Jadi sore tuh, ming dah siap-siap mo pergi beli maem, eh motor dipake ma Bapake dari jam 3 tadi and sampe jam 5 gini belom pulang, tak tunggu-tunggu eh, jam 7.30 malam baru pulang. Jadi deh ming langsung cabut beli maem, lupa pake jaket, lupa bawa HP karena kepikiran nih dah lewat jam makannya Bedu,hehehehe…

Setelah dapat maem di kawasan panjer, ming langsung meluncur ke rumahnya Honey yang kebetulan di kawasan renon juga, dan untuk pergi ke rumahnya ada jalan pintas yang ngelewatin jalan yang belum beraspal, yang sekelilingnya masih sawah dan alang-alang yang tinggi tu, terus jalannya juga rusak, gak ada lampu pula, gelaaaap banget.. Ming biasanya kalo sendiri malam-malam gak pernah berani lewat sana, jangankan malam-malam, siang-siang aja ming lewat sana ketemu biawak gede banget, tu yang bikin ming trauma lewat sana. Tapi demi seekor Bedu ini, entah kenapa keberanian ming muncul seketika. Tanpa tedeng aling-aling ming meluncur melewati jalan tu dengan kecepatan cukup tinggi, sampe-sampe ming harus pegang kaca helm ming yang kebetulan longgar supaya gak ketutup pas ngelewatin jalan rusak, hehehe… tengsin banget..

Nyampe di rumah Honey, si Bedu udah menyambut ming dengan hangat dan antusiasnya (apalagi kalo bukan karena ming bawa bungkusan, hehehe). Anjing-anjing liar tetangga udah ikut berkerumun di samping ming pas ming buka bungkusan dan mencampur nasi dan ayamnya. Tapi dengan sigapnya, si Bedu menunjukkan taringnya, mengeram memberikan tanda bahwa dia gak suka calon majikannya ni di kerumuni dan berusaha mencari perhatian supaya makanannya dibagi. AAAARRGGGHHH!!!!!

Kayak gak makan 5 hari, makanannya langsung dilahap habis, gak sampe 5 menit, sayang ming lupa mengambil gambar momen penting tuh, hehehe…

Ming pikir waduh kayaknya kurang nih, beliin gak lagi ya? Ah gak usah deh, besok Honey juga pulang siang dan pasti langsung beliin dia maem.

Sepanjang perjalanan ming berpikir, duh Bedu…Bedu… beruntung sekali jadi anjing kacang kayak gitu, anjing peking di rumahnya ming gak segitunya dimanja,hehehe… sampe sempet berpikir di kehidupan yang dulu kebaikan apa ya yang dibuat Bedu sehingga dia bisa dapat majikan yang nyayangin dia melebihi anaknya sndiri,hehehe…

Besoknya pas ming kesana lagi ma Honey, ming ama Honey sempet shock karena Bedu tumben gak nyamperin waktu namaya gak dipanggil, duh jangan…jangan… Honey udah mandangin ming dengan penuh tanda tanya

“Honey, you know what I was doing last night”

“Yeah… but…”

“Bedu!!! Bedu!! Bedu!!”

Eh ternyata dia kedapetan meringkuk di bawah mobil, hahaha… 😀

“Matanya merah tuh, pasti dia begadang semaleman karena ronda”, kata honey dengan penuh perhatian sambil mengelus-ngelus kepalanya.

“Huh Dasar, bikin kaget aja..!” :mrgreen:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 

Read Full Post »

Older Posts »