Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Beauty and Health Tips’ Category

ist2_3590288_belly_dance

Pertama kali ming praktekin VCD Belly Dance hadiah valentine dari si Honey, ming tau ming langsung jatuh cinta ma olah tubuh ni. Gemana gak, instrukturnya selain oke, body-nya alamak…. OK Bangetzzz!!! Dan tarian ni eksotis banget (Menurut ming lebih eksotis dari salsa, karena ming juga pernah nyobain salsa) dan “Wanita” banget..

Tapi dibalik gerakannya yang terlihat mudah (apa sih susahnya cuma goyangin pinggul and perut doank, pikirku), eh ternyata susahnya setengah mati! But, it challenges me..

Gerakan Belly Dance gak cuman ajang pamer goyangan pinggul aja, kita sebenarnya dilatih untuk membuat postur tubuh kita tetap stabil, perut tetep dikempiskan sehingga tidak mencederai tulang belakang dan body language kita jadi lebih bagus tanpa perlu dipaksain.

Perpaduan gerakan pinggul dan perutnya juga membantu kita, para wanita mengencangkan otot dan kulit sekitar pinggul, bokong dan perut sehingga selain dapat postur tubuh yang seksi, performa seks kita juga jadi lebih oke, masalah kewanitaan seperti nyeri saat haid, menstruasi tidak teratur bisa lebih diantisipasi karena gerakan ni juga memperlancar aliran darah sekitar panggul.

Selain itu, Belly dance juga membuat latihan kita jadi lebih menyenangkan dan mampu melepaskan kebosanan jika latihan yang selama ini kita lakukan cuma sekitaran jalan di treadmill, sepeda statis atau weight training. Jadi sesekali, variasi itu perlu lho..belly_dance_bells_3L_Orange

Segitu banyak manfaat Belly Dance  selain bikin perut rata dan body seksi bak shakira membuat olah tubuh khas Timur Tengah ini populer di Indonesia, namun sayang di Bali belum begitu tren dan pernik-pernik belly dance seperti sabuk gemerincing kayak disamping juga belum ada disini.

 

Belly Dance adalah tarian yang individual, jadi kita bisa menyesuaikan sesuai dengan tingkat kebugaran dan kemampuan kita. Jadi jangan maksa ikut tempo cepat jika memang belum mampu, karena kondisi seperti itu riskan membuat kita melakukan gerakan yang salah. Lebih baik pelan, tapi gerakan yang kita lakukan benar, sehingga memperoleh hasil yang maksimal. Seiring waktu, asal rutin, kondisi tubuh kita akan menyesuaikan ke intensitas yag lebih tinggi.

Belly Dance cocok bagi wanita segala usia dan tingkat kebugaran karena latihan ini termasuk latihan low-impact.

So, what are U waiting, girls? Belly Dance click di aku pasti click juga di kamu (loh kok jadi iklan shampoo ya??)

Posting berikutnya, iik jlo akan membeberkan pre-exercice sebelum latihan belly dance supaya acara nari-nya jadi lebih oke dan potongan adegan video latihannya. Stay Tuned ya..

 

NB:

– sebagaian tulisan di artikel ini diambil dari  Majalah Fit No.02/XIII/FEBRUARI 2009

– Gambar diambil dari : http://profile.myspace.com/index.cfm?fuseaction=user.viewprofile&friendID=20718585

Technorati Tags: ,,
Advertisements

Read Full Post »

Hari ni hubunganku dengan orang yang aku sayangi udah mulai membaik setelah beberapa hari ni aku diemin, karena masalah yang mungkin sebenarnya gak perlu dibesar-besarin. Setelah marah and emosi yang meledak-ledak baru dech nyesel. Emang penyesalan tu selalu datang terlambat

Emosi, si sebenarnya gak cuma rasa marah. sedih, senang, kecewa, simpati,mood dll tu juga emosi, tapi entah kenapa emosi marah dan mood yang paling susah dikelola

Bayangin aja, thesis yang mestinya harus ngejer Bab III, tapi karena gak ada mood, thesisku masih nangkring di Bab II sampe-sampe aku harus baca ulang buku-buku and tesisku dari awal untuk menyegarkan kembali topik tesisku, huh parah! Gemana mo bisa nyampe target akhir taon dah seminar proposal. 😦 Mikirin bakal gak bisa nyampe target bikin aku jadi stress.. Nah emosi tambahan datang..

Hingga di puncak stressku, aku tersadar bahwa aku harus bisa mengelola emosiku. Aku yang pas lagi di fase ini (baik lagi dapet atau gak) bisa jadi pribadi yang nge-BT-in banget, dipikir-pikir kasian juga ma orang-orang di sekelilingku.

Aku coba mengelola emosiku dengan bangun pagi-pagi banget. Sensasi bangun pagi and hirup udara segar ternyata manjur untuk membuat hatiku sejuk sekejap. Terus aku mulai olah raga, dimulai dari teradmill, latihan beban, terus diakhiri ma yoga. Menurut beberapa literatur yang aku baca, OR yang dilakukan cukup (baca: gak terlalu lama atau terlalu sebentar, gak terlalu bikin capek) mampu menurunkun hormon kortisol (biang keladinya stress), apalagi diakhiri dengan yoga, wah komplit banget..

Seketika, yang aku rasain, badanku ringan banget, pikiran seperti di-reset ke titik nol and siap untuk memulai hal baru.

Langkah de-stres ini aku lanjutin dengan hari itu mengurangi makan makanan asin dan cemilan (karena makanan berkadar garam tinggi bisa menahan air yang akhirnya nyebabin supply oksigen ke otak pun jadi terganggu, hasil akhirnya jadi uring-uringan lagi). Terus aku nonton TV, cari program TV yang lucu-lucu, bukan berita politik atau kriminal yang bikin dahi semakin berkerut. And terakhir I Do All treatment for my self, seperti, luluran, maskeran dan meni-pedi.

Wah klop banget… I Believe I’ll get my mood soon..

Read Full Post »